Tentang Futsal


Futsal, olah raga yang diciptakan oleh Juan carlos ceriani pada tahun 1930 di Uruguay saat ini merupakan olah raga yang sangat digemari oleh masyarakat saat ini, baik kalangan muda maupun golongan yang sudah tergolong umur. Kenapa futsal sangat menjadi trend sekarang ini? Karena futsal merupakan olah raga alternatif bagi para penggemar olah raga sepak bola (yang membutuhkan ukuran lapangan lebih besar) akan tetapi mereka tidak punya tempat, waktu yang ideal untuk main sepak bola.  Hal ini juga dipengaruhi oleh karena perkembangan pembangunan, yang membuat semakin sempit dan susah bagi masyarakat untuk mendapatkan lapangan sepak bola, sehingga dengan adanya futsal, maka terjawablah kebutuhan itu.

Apalagi dengan kita bermain futsal, maka kita akan mendapatkan fasilitas yang nyaman dalam berolahraga, dikarenakan kita bermain di dalam ruangan (untuk lapangan indoor), sehingga terhindar dari hujan dan panas. Masalah waktupun menjadi factor tersendiri orang untuk lebih senang bermain futsal. Apabila kita sibuk dengan bekerja pada siang hari, maka kita bisa bermain futsal pada malam harinya dengan nyaman, karena lapangan futsal yang kecil akan mempermudah untuk diber pene. Bayangkan apabila kita mau bermain sepak bola dengan lapangan besar, tentu perlu adanya lampu penerangan yang biayanya bisa kita bayangkan……..Ok mari kita bayangkan bareng bareng……….he he he.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini saya akan mencoba mengulas sedikit tentang peraturan-peraturan yang ada pada olahraga futsal yang saya kutip dari beberapa referensi. Perlu diketahui, peraturan ini adalah yang terdapat pada tournament atau kompetisi resmi, dan kalaupun kita mau main dengan aturan sendiri, ya monggo-monggo aja, saya gak melarang koq. Sak karepmu dewe ae!

SEKILAS TENTANG FUTSAL

1. Lapangan Futsal

Lapangan berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 25-42meter, dan

lebar 15-25 meter.  Lapangan tidak mesti berada didalam ruangan, dan untuk

permukaan lapangan disyaratkan harus halus, rata dan tidak banyak menimbulkan

gesekan.  Bahan yang direkomendasikan adalah kayu dan material buatan

lainnya/rumput buatan.  Sangat dihindari lapangan dengan permukaan beton.

Lapangan dibagi-bagi oleh garis putih selebar 8 cm.  Garis yang membatasi lebar

lapangan disebut garis sisi, sedangkan garis yang berada di batas gawang

dinamakan garis gawang.   Ukuran gawang adalah tinggi 2 meter dan lebarnya 3

meter.  Lingkaran tengah lapangan dengan ukuran diameter 6 meter (ukuran

jari-jari 3m).  Jarak titik penalti 1 adalah 6 meter, titik penalti 2 adalah 10

meter.    Daerah pergantian Pemain terletak disamping lapangan, tepat didepan

tempat duduk pemain cadangan.  Daerah ini berfungsi sebagai tempat keluar

masuknya pemain saat terjadi pergantian pemain.

2. Futsal Law of The Game

Berikut adalah sekilas tentang peraturan permainan futsal.

A. Pemain :

Futsal dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan lima orang

pemain, termasuk penjaga gawang. Peran penjaga gawang dapat digantikan oleh

pemain lainnya.  Maksimal jumlah pemain cadangan adalah tujuh orang.

Jumlah pergantian pemain tidak dibatasi.   Pemain yang telah diganti

dapat masuk kembali ke dalam lapangan sebagai pengganti pemain lainnya.

Pergantian dapat dilakukan baik saat pertandingan sedang berjalan atau saat

bola meninggalkan lapangan pertandingan.   Pemain pengganti baru diperbolehkan

masuk jika pemain yang digantikan telah meninggalkan lapangan dan setealh

diizinkan wasit.   Bila peraturan ini dilanggar, pemain yang melanggar

diberikan kartu kuning sebagai sanksi dan team lawan mendapat tendangan bebas

tidak langsung.

B. Waktu Pertandingan

Futsal dimainkan dalam 2 babak dan setiap babak berdurasi 20 menit.  Diantara

kedua babak, terdapat waktu istirahat maksimal 15 menit.    Tiap2 tim berhak

mendapatkan satu time out satu menit.  Jika tim pada paruh babak pertama tdk

mengambil jatah time-out, tim tidak berhak mendapatkan dua time-out dibabak

kedua.

C. Memulai Pertandingan

Pemilihan tempat bagi kedua tim dilakukan melalui lemparan koin.   Tim yang

menang dalam lemparan koin berhak menentukan gawang yang akan diserang.

Sementara tim yang kalah berhak melakukan tendangan permulaaan (kick-off) untuk

memulai pertandingan.  Dibabak kedua tim bertukar tempat.

– Kick-off (Tendangan Permulaan);

Adalah cara untuk memulai atau memulai kembali permainan. Tendangan ini

dilakukan saat :

-Permulaan Pertandingan

-Usai terciptanya gol.

-Pada permulaan babak kedua dan babak perpanjangan waktu (jika ada).

Pada saat kick-off dilakukan, bola ditempatkan dititik tengah dan seluruh

pemain harus berada dalam setengah lapangannya masing-masing.  Lawan tim yang

melakukan kick-off berada paling dekat 3 meter dari bola.   Bola baru boleh

ditendang ketika wasit memberikan isyarat.  Bola harus ditendang ke arah depan.

Pemain yang melakukan kick-off tdk boleh menyentuh bola untuk kedua kalinya

sebelum disentuh pemain lain.

-Dropped ball (menjatuhkan bola);

Adalah cara untuk memulai kembali permainan setelah penghentian sementara

oleh wasit saat bola masih dalam keadaan hidup.   Prosedurnya, wasit harus

menjatuhkan bola tepat ditempat bola berada ketika permainan dihentikan

sementara.   Jika itu terjadi dikotak penalti, maka dropped ball dilakukan pada

garis daerah penalti.  Permainan dimulai ketikan bola sudah menyentuh tanah.

-Ball in Play (bola didalam permainan)

Keadaan ini berlaku bila bola memantul kembali kedalam lapangan dari tiang

atau mistar gawang, dan juga bila bola memantul dari wasit ketika dia berada

didalam lapangan.

-Ball Out Of Play (Bola diluar permainan);

Keadaan ini berlaku bila :

Bola secara keseluruhan meninggalkan lapangan/melewati garis pinggir lapangan

baik itu ditanah ataupun diudara.

Bila wasit memutuskan untuk menghentikan permainan sementara.

D. Penentuan Pemenang

– Gol

Gol terjadi jika secara keseluruhan, bola melewati garis gawang diantara

kedua tiang gawang dan dibawah mistar.  Gol dianggap sah bila bola itu tidak

dilempar, dibwa dengan tangan atau menyentuh tangan seorang pemain dari tim

yang sedang menyerang. Tim yang dianggap menang adalah yang mencetak gol lebih

banyak selama pertandingan.

– Pelanggaran;

Dalam pertandingan futsal, ada beberapa hal yang tdk boleh dilakukan oleh

seorang pemain selama pertandingan.   Sebagai hukuman, kepada tim lawan akan

diberikan tendangan bebas.   Ada dua jenis pelanggaran, yaitu berat dan ringan.

Yang termasuk katagori pelanggaran berat : menendang atau mencoba menendang

lawan, mengganjal atau mecoba mengganjal lawan, melompat kepada lawan,

menyerang lawan, memukul atau mencoba memukul lawan, mendorong lawan, memegangi

lawan, meludahi lawan, memegang bola secara sengaja.

Yang termasuk pelanggaran ringan : -Seorang kiper memegang bola dari rekan

setimnya tanpa terlebih dahulu disentuh lawan.    -Seorang kiper menguasai bola

lebih dari empat detik, kecuali dia melakukannya didaerah lawan.

-Menghalang-halangi lawan yang tidak sedang menguasai bola.    -Menyentuh bola

dengan tangan secara tidak sengaja.

Kartu (Kartu Kuning & Kartu merah):

Kartu Kuning:

Secara individu, seorang pemain yang melakukan pelanggaran akan diberi

peringatan, salah satunya pemberian kartu kuning.   ini diberikan jika :]

-Pemain bersalah melakukan hal tidak sportif.

-Mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan/tidak pantas.

-Tetap melakukan pelanggaran, meskipun sudah diberi peringatan.

-Mengulur-ngulur waktu dimulainya kembali pertandingan.

-Melanggar jawa saat tendangan hukuman berlangsung.

-Melanggar prosedur penggantian pemain.

-Sengaja meninggalkan lapangan tanpa seizin wasit.

Kartu Merah:

Seorang pemain yang diberikan kartu merah, diharuskan meninggalkan lapangan.

pertandingan dan tidak boleh bermain lagi.   Kartu merah diberikan jika :

-Bersalah bermain sangat kasar.

-Bersalah, berkelakuan kasar.

-Meludahi lawan atau orang lain.

-Menghalangi gol yang dibuat lawan dengan menggunakan tangan.

-Secara jelas menggagalkan secara ilegal kesempatan lawan untuk mencetak gol.

-Menggunakan/mengeluarkan kata-kata yang bersifat menghina.

-Menerima kartu kuning kedua.

Ketentuan Khusus:

Ada satu peraturan khusus yang sangat berbeda dengan sepakbola perihal kartu

merah.  difutsal, tim yang pemainnya terkena kartu merah berhak memasukan

pemain pengganti 2 menit setelah kartu merah diberikan, kecuali sebelum 2 menit

itu terjadi sebuah gol.

Jika terjadi gol, maka wasit berpptokan kepada ketentuan sebagai berikut :

Jika posisi lima melawan empat pemain, dan tim dengan pemain lebih banyak

mencetak gol sebelum 2 menit, maka tim dengan jumlah pemain lebih sedikit

berhak memasukan pemain pengganti yang terkena kartu merah tsb.

Jika posisi empat lawan empat dan tercipta gol, pertandingan akan

dilanjutkan dengan jumlah itu.

Jika posisi lima melawan lima atau empat melawan tiga dan tim dengan pemain

lebih banyak mencetak gol sebelum 2 menit, maka tim dengan jumlah pemain lebih

sedikit berhak memasukan pemain pengganti yang terkena kartu merah tsb hanya

satu pemain tambahan.

Jika tim yang lebih sedikit mencetak gol sebelum dua menit, pertandingan

dilakukan tanpa menambah jumalh pemain.

Cukup sekian, terima kasih. Wassalamu’alaikum wr. wb………………

Salam Satoe Jiwa!

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s