“Status” Sam Rizal Wahyu Aremadihati (FB)

Sejak pertama ayas bergabung dan turut serta dalam deklarasi Aremania Balikpapan, ayas sejak saat itu pula kenal dengan satu sosok Aremania dengan postur tubuh ideal, perut ndut seperti orang hamil. Tentunya pasti terlihat mencolok apabila kami saling ngumpul, karena perut ndutnya itu. Hahahahahaha mohon dipersorry nawak…..

Sam Rizal namanya.Ada satu hal lagi yang membuat ayas juga agak menggatekkan aremania yang satu ini. Dia punya akun Facebook yang ayas lihat hamper 90 % posting statusnya adalah berputar dan berisi tentang Arema dan Aremania saja. Dalam kesendirian ayas saat di tengah hutan, ayas mencoba untuk mengumpulkan status-status tersebut dan sedikit mengulas maksud dan tujuan status terebut. Ayas berharap, hal ini dapat menjadikan sebagai suatu inspirasi bagi kita Aremania dalam menyikapi dan menghadapi segala sesuatu yang bersangkutan dengan Arema dan Aremania.

Status yang coba ayas ulas status pada tanggal 24 mei 2011 jam 07:54:

“Saya yakin, Arema akan kembali berjaya seperti tahun-tahun sebelumnya karena fanatisme Aremania sebagai modal utama, tidak luntur meski kesebelasannya sedang dirundung masalah”

Disini terlihat optimisme seorang Aremania terhadap masalah financial Arema, karena memang masalah financial Arema ini bukan hanya saat ini saja, akan tetapi dalam buku AREMA NEVER DIE di tuliskan bahwa sejak Arema baru berdiri pun sudah menghadapi masalah financial. Disaat seperti inilah loyalitas kita sebagai Aremania di uji, dikala Arema bermasalah dengan financial dan kepengurusan, maka dukungan dan peran sertanya untuk mengentaskan Arema dari segala masalah yang ada.

Status tanggal 21 mei 2011 jam 00:49 yang dibuat lewat hape-nya :

“Buat yg kemarin2 bertanya kemana suara Aremania saat kami berteriak revolusi.. Inikah hasil revolusi yang kalian gembar gemborkan itu? Revolusi yg mengusung beberapa nama.. Revolusi yg penuh dengan politisasi.. Itulah alasan kenapa kami diam.. Karena kami tidak ingin berpolitik.. Karena kami cinta sepakbola.. Karena sepakbola itu indah.. Football is unity..”

Status ini bagi ayas sangat dalam sekali maknanya, karena disini Sam Rizal meneriakkan dan menegaskan sekali lagi bahwa Aremania selama kekisruhan di PSSI bukannya diam dan tidak peduli dengan polemik yang ada, akan tetapi sekali lagi Aremania bukan suatu organisasi yang bisa ditunggangi dengan satu dan berbagai macam kepentingan. Seperti yang kita ketahui, bahwa saat PSSI kisruh, Aremania oleh beberapa pihak dianggap sebagai pihak yang pro dengan kubu Nurdin Halid karena dianggap tidak pernah ikut serta aktif dalam demo-demo yang dilakukan yang di komandani oleh satu kelompok supporter tetangga. Akan tetapi, setelah waktu berjalan, ternyata kata-kata “Revolusi” yang mereka gaungkan, ternyata terlihat sekali ada udang dibalik rempeyek. Hahahahaha sekali lagi Aremania tidak tertipu dan tergiur dengan janji-janji manis dari banyak pihak.

Kali ini pada tanggal 15 Mei 2011 jam 11:52 status yang ada, yaitu:

“Aremaku gawe rebutan Bakrie karo Medco rek.. Resiko tim besar, selalu ada saja masalah yang menghantam.. Daya jualmu terlalu tinggi hingga politik pun harus dikerahkan untuk memilikimu.. Sing tak wedeni, akhir2e Arema gawe tunggangan Politik.. Ojok sampek ya Allah.. Football is Football, Fair Play is the rule..”

Ini adalah harapan agar Arema bisa cepat mentas dari segala masalah financial, akan tetapi meski begitu, kita semua juga sangat berharap bahwa semua itu tidak terselesaikan dengan embel-embel adanya kepentingan politik dan kekuasaan, kita ingin semua selesai dengan tujuan murni olah raga, murni sepak bola, dan murni jiwa sportifitas.

Untuk tanggal 06 Mei 2011 jam 17:44 adalah status tentang kejadian kecelakaan yang di alami oleh anggota Aremania Balikpapan, Sam Poernomo :

“Kok semakin memburuk kondisimu kawan.. Ayo berjuanglah.. Anak, Istri, keluarga dan kawan2 menunggumu kembali berkumpul.. Terus berjuang kawan.. Lalui masa kritis ini.. Do’a kami selalu menyertai perjuanganmu..”

Hanya do’a yang bisa kami panjatkan pada-Mu ya Allaaaaaah……..

Tanggal 08 Mei 2011 Sam Poernomo tidak tertolong lagi, dan dinyatakan meninggal di RS Pertamina Balikpapan :

“Selamat jalan kawan.. Mungkin ini yang terbaik buatmu.. Seminggu sudah kau bertahan hidup.. Do’a kami menyertai kepergianmu.. Senyum dan semangatmu akan selalu kami kenang.. Selamat jalan..”09 Mei jam 7:57 melalui Web Seluler.

Ayas tidak membahas lebih banyak tentang meninggalnya Sam Poernomo, karena kedekatan kami (Aremania Balikpapan) dengan alm. Hal ini membuat kami sedih. Selamat jalan Sam Poernomo, do’a kami akan selalu menyertaimu (asli ayas mbrebes mili karo nulis iki).

Kali ini tentang sepinya penonton saat Arema menjalani laga LCA melawan Shangdong Luneng FC dari China:

“Biar… biar saja, mereka yang tidak memadati mendapatkan cerita, tetapi secara emosional.. secara emosional kedatangan anda membuktikkan adanya benang merah anda dengan pemain-pemain yang memakai kostum di tengah lapangan dengan tulisan ARE MA !!!”

“Kalau aq perempuan mungkin airmata ini sudah menetes melihat kondisi kanjuruhan sore ini.. Ono opo seh rek??? Bentuk protes kalian terhadap manajemen kah??? Miris rek…” (05 April jam 19:45)

Emboh wes, lek iki ayas gak iso komentar kenapa nawak2 sepi.

Kali ini tentang kerukunan antara Viking Borneo dengan Aremania Balikpapan :

“Ajang Silaturhmi futsal Viking Borneo vs Aremania Balikpapan skLgus ajang pembuktian bahwa bobotoh-aremania satu wrna Bkn musuh..” (03 April 2011 Jam 14:58)

Kami sebenarnya sangat tidak suka dengan permusuhan, damai itu indah. Dengan Viking Borneo pun kami Aremania Balikpapan rukun.

Stop rasis :

“Suara kalian hanya untuk menyemangati Arema.. Bukan untuk mempopulerkan tetangga sebelah..!! Stop menyebut2 mereka..” (01 April 2011 jam 17:41)

Bukan level kita untuk mempopulerkan tetangga sebelah, saatnya kita hanya teriakkan kemenagan bagi Arema.

Chanted support for victory :

“Kami hanya bisa mendukung dan mendoakan, selanjutnya kalian yang berjuang untuk jadi JUARA… be a winner!!!!”(01 April 2011 jam 8:08)

“Hakekat suporter adalah pendukung. Kalau anarkis dan bangga menjadi provokator, patut dipertanyakan identitas suporter yg melekat padanya! copy dari page ABSWBM”(31 Maret 2011 jam 10:35)

Tugas supporter adalah mendukung dan memberikan semangat bagi tim yang dibela, bukan untuk melakukan tindakan criminal mencopet, menjarah, merampok, mengutil, menyolong dan lain-lain.

Masih banyak status-status menarik lainnya yang ingin ayas bahas dan kupas tuntas, tapi berhubung waktu belum memperbolehkan ayas berlama-lama di depan computer, jadi ayas lanjut di halaman lainnya saja. Matur tengkyu…….. Berlanjut………. Salam Satoe Jiwa

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s