Masih Adakah Aremania Mbrowot Masuk Stadion?

Mbrowoter’s, begitu ayas menyebutnya. Mereka adalah para kaum yang masuk stadion dengan cara tidak membayar. Entah apa yang mereka pikirkan saat mereka melakukan hal ini apabila pertandingan Arema di stadion Kajuruhan, dimana sebenarnya tiket yang dipakai untuk masuk stadion yang harusnya mereka beli adalah salah satu penyumbang dana bagi Arema yang paling bisa dijagakkan( bahasa indonesiane opo?)

Jaman dahulu kala Arema bertanding home di Gajayana, dimana tembok stadion hanya bertinggi mungkin sekita 4-5 meteran (emboh ayas lali), para mbowotter’s ini masuk stadion ada yang dengan cara memanjat tembok menggunakan centhing(opo maneh bahasa Indonesiane, centhing=sehelai kain yang biasa dipakai untuk diikatkan secara memutar di perut oleh mbah-mbah kita dulu). Ada pula dengan dalih masih dibawah umur, bagi Aremania licek selalu aktif meminta para Aremania yang sudah dewasa untuk ngikut masuk stadion dengan cara mengucapkan “lek melok Leeeeeeeek…….Lek melok Leeeeeeeeeeek……….” “Lek nunut Lek……Lek nunut Leeeek…….”dengan nada memelas.  Hahahaha ayas masih ingat hal ini. Untuk Aremania licek bisa kita anggap wajar, akan tetapi bagi yang sudah dewasa inilah yang kita anggap kurang ajar. Dan mungkin masih banyak cara-cara yang lain.

Akan tetapi dengan perkembangan bangunan stadion Arema dan Aremania saat ini, cara-cara untuk masuk stadion itupun turut berkembang pula. Ada yang masuk dengan cara melambaikan tangan kepada petugas jaga tiket, karena dia merasa kenal dengan petugas tersebut. Ada pula masuk stadion dengan cara menggunakan nama terkenal dia karena merasa dia adalah dedengkot Aremania (kalo yang ini semoga saja tidak benar). Ada pula masuk stadion dengan cara menggunakan parasut yang turun dari pesawat (hahaha lebay……..yo ganok tah!) Ayas nggak tahu lagi ada cara yang lain gak?

Bagaimanapun, dengan dalih apapun, dengan alasan apapun sebenarnya tindakan ini adalah tindakan yang amat sangat tidak dibenarkan. Karena tiket seperti yang kita ketahui, dari hasil penjualan tiket pertandingan home Arema, dana yang didapat bisa mencapai 30% dari anggaran yang dibutuhkan oleh tim Arema selama satu musim. Sehingga begitu sangat berartinya apabila Aremania itu masuk Stadion dengan cara yang jujur, yaitu dengan membeli tiket. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saja saat menonton pertandingan Arema vs Persitara pada tanggal 30 Maret 2010 dulu saja mau antri untuk beli tiket, masa kita Aremania tidak mau beli tiket?

Hilangkan budaya mbrowot, teriakkan Save Arema!

Salam Satoe Jiwa.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Aremania Balikpapan

  • Twitter Terbaru

    • mungkin aku sudah lelah,boyokku sudah terasa peyok.Wayahnya ngasoh sek.futsalan ae wes... 1 day ago
    • Assalamualaikum...sugeng morning. Dipagi yg full barokah ini,more mbois if kita ngopi dulu,biar awet ireng.Lets start the day with ngipok 1 day ago
    • @baguseko60 sakjane anu...yoopo yo? ngene loh.....ngerti kan? 1 day ago
    • @achmdsyahroni93 oalah,baru buka kenek an ron. dijawab opo gak iki? enko jare sombong lek gak dijawab 1 day ago
    • setelah sekian lama tidak buka twitter,kali ini ane mau bikin kicauan. ngene loh kicauane... 2 days ago
  • Follow junedoyisam on Twitter
  • Pendelok

    • 343,417 wong
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

  • My Family