Mengenang Tragedi Stadion Brawijaya Kediri (Bag-1, Tragedi Kediri Obong)

Berikut ayas refresh kembali tentang kejadian memilukan yang terjadi di stadion Brawijaya Kediri kala Arema bertanding melawan Persiwa Wamena yang akhirnya Arema kalah bukan oleh Persiwa, akan tetapi kalah oleh wasit. Dan hal ini mengakibatkan terjadinya tragedi Kediri obong.

Bagi yang tahu akan kejadian ini posting ini hanya bersifat refresh, akan tetapi bagi yang belum tahu berita ini, ini hanya pemberitahuan bagi nawak2 sehingga ngerti kenapa suporter Persik Kediri sampai sekarang masih antipati terhadap Aremania. Monggo disimak.

Perjuangan keras ditunjukkan seluruh pemain Arema hingga 69 menit partai Singo Edan bentrok Persiwa Wamena di Stadion Brawijaya Kediri, petang kemarin. Alexander Pulalo dkk mengusung semangat tinggi di lapangan, meski mereka ‘dikerjai’ pengadil pertandingan. Laga terhenti karena Aremania ngamuk lantaran tim kesayangannya menjadi korban ketidak-fairan kepemimpinan pengadil.

Itu tersulut akibat tiga gol Arema masing-masing Elie Aiboy ’10, bunuh diri OK Jhon ’38 dan Emile Bertrand Mbamba ’52 dianulir wasit Jajat Sudrajat (Cianjur). Pengadil laga memutuskan pemain Arema sebelumnya berdiri off side. Laga terhenti perdana Arema di babak delapan besar Ligina XIII tersebut terhenti dengan kedudukan 1-2 untuk keunggulan Persiwa Wamena.

Pembina Arema, Darjoto Setyawan mengaku bangga dengan penampilan para pemain Singo Edan. Anak didik duet pelatih, Djoko Susilo-Herman Kadiaman ini menunjukkan semangat juang tinggi dan tetap konsentrasi penuh saat tampil di lapangan. Meskipun skuad Arema terpaksa masih ketinggalan 1-2 dari Persiwa dalam pertandingan panas itu.

‘’Saya salut dan bangga dengan perjuangan pemain Arema. Mereka tetap konsentrasi penuh di lapangan. Terhadap wasit dan kedua asisten wasit, biarkan seluruh masyakarat Indonesia menilai sendiri kinerjanya karena seluruh masyarakat Indonesia melihat sendiri dari layar televisi,” ujar Darjoto Setyawan, Pembina Arema kepada Malang Post, petang kemarin.

Sementara itu, kekecewaan mendalam dirasakan Aremania saat memenuhi janjinya membirukan Stadion Brawijaya, petang kemarin. Mereka mendukung langsung perjuangan Arema saat bentrok dengan Persiwa. Sekitar 15 ribu Aremania kecewa dengan kepemimpinan pengadil pertandingan. Aremania menilai, Arema disetting tidak boleh menang atas Persiwa.

‘’Arema nggak boleh menang lawan Persiwa. Masak tiga gol Arema seluruhnya dianulir wasit. Kalau satu gol dianulir itu tidak apa-apa. Arema musuhnya hanya wasit,” ujar salah satu Aremania seusai pertandingan.

http://bentoel-arema.com/img/arema.gifKEDIRI – 17/01/08.

Salam Satoe Jiwa

Iklan

3 Komentar

  1. Tu yang salah aremanya,kalau marah sama wasit ngapain sampai ngebakar gawang stadion segala,buat kediri malu itu..

    • ooo……..suporter Persik itu sekarang ganti bonek yah? lha bukannya bonek itu suporternya persebaya ba’da isya?

  2. Ojo melok melok nek (bonek anjingEdan)


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Aremania Balikpapan

  • Twitter Terbaru

    • Prepare engine, awak e kurang joss... 1 day ago
    • Bahasa inddonesiae "dandang" iku opo wong, tenan Iki, aku ditakoni anakku mekbora eroh Bosowa Indonesia e....dandang 2 weeks ago
    • Lah koq luwe 3 weeks ago
    • MU menang 4-1. Halah musuhe ecek ecek ancene. Coba musuhe Arema....wakakakak mboh lek ngono 3 weeks ago
    • Diego Costa sampek kisinan. Kapokmu kapan 3 weeks ago
  • Follow junedoyisam on Twitter
  • Pendelok

    • 384,477 wong
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

  • My Family