Suara Nawak-Nawak Aremania Terhadap Masalah Dualisme Arema FC

Seperti kita ketahui semua, saat ini Arema Fc (bukan Arema Indonesia, bukan Arema Malang) sedang mengalami kondisi yang agak tewur, hal ini tidak lepas dari adanya dualisme kepengurusan dalam intern manajemen Arema Fc. Adapun kubu yang sedang saling mengklaim sebagai pihak yang berwenang untuk mengelola PT Arema Indonesia adalah kubu dari sam Lucky Acub Zaenal mewakili nama Arema Malang Nusantara (kalau nggak salah), sedang kubu yang bersebrangan saat ini adalah kubu Sudarmaji untuk mewakili nama Arema Indonesia. Dan efek dari adanya dua pihak tersebut bagi skuad Arema itu sendiri adalah bakal terancamnya Arema untuk mengikuti ajang liga Indonesia, seperti yang telah PSSI sampaikan oleh beberapa media. Hal ini bakal terjadi apabila ada dua pihak juga yang mendaftarkan diri sebagai pengurus Arema. Dan BLI tidak menginginkan hal itu, bila memang begitu maka BLI tidak mengijinkan Arema untuk mengikuti kompetisi Liga Indonesia nantinya.

Adapun Aremania sebagai “pemilik” Arema sudah pasti merasa punya hak pula untuk memberikan pendapat tentang bagaimanakah jalan terbaik yang harus manajemen pikirkan pula. Karena kalau ayas boleh mengibaratkan, Arema itu adalah raga-nya, maka Aremania adalah nyawa-nya. Maka diantara keduanya tidak bisa dipisahkan, karena kalau sampai terpisahkan maka “kematianlah” yang mungkin terjadi. Sungguh hal yang tidak bisa ayas bayangkan.

Untuk itu, dengan banyaknya suara2 nawak2 Aremania yang telah menuliskan berbagai macam unek2nya tentang dualisme ini, ayas mencoba mencari yang terbaik (semua terbaik, hanya ayas memilih sebagaian saja). Disini juga ayas menindak lanjuti dari posting ayas sebelumnya yang berjudul Kufur Nikmat ; Sudahkan Engkau Kehilangan rasa hormatmu???.

Dalam posting ini ayas copas dari beberapa tanggapan nawak2 yang berasal dari berbagai sumber, ada dari pesbuk atau yang lainnya. Dan kemarin ada yang menanyakan tentang bagaimana ada nawak kita yang menyampaikan suaranya kepada sam Ikul yang agak bernada kurang sopan, maka disini ayas berikan contohnya.

Monggo disimak;

Arie Dipoentjakmahameroe Laginyamarjadiorangjelek

Intinya, dari awal yang bikin tewur itu kan sudah jelas? M.NUR dan ADT, singkirkan mereka dari bumi AREMA, sam Ikul gak usah melok2 hanya sbg kapasitas sbg pendiri, pengurus legal sudah ada, ngalah po’o, iling wis tuwek, Bozz……..demi AREMA…oyi..??

Aries Maula

Saya respet pada pendiri arema, sam ikul tetapi jauh lebih respect lagi kalo sam ikul menghindarkan konflik kepentingan yang akan ditimbulkan di kemudian hari, kami berharap pada siapapun pengelola arema untuk meninggalkan ego masing-masing,kami berharap dalisme tidak terjadi lagi………………salam satu jiwa arema indonesia

Soal hukum ayas gk itreng opo2. Tp ayas percoyo/dukung sam ikul sebagai pendiri Arema tetap sah. Ibarat ibu yg melahirkan anaknya,walaupun terpisah jauh dr sang anak ikatan batin iku gk akan hilang. Gk mungkinlah pendiri merusak masa depan karier Arema yg d dirikan. Jarene go public tp kok mbok’e gk d akoni. Inikah S1J. S1J mengusung persatuan Arema/nia/nita bukan terpecah2. Wes ngono tok ae cara pandang ayas mengamati club kebanggaan kita. S1J AREMA

Soni Bimo

beginilah kalo ego yg berbicara…gunakan bhs sepak bola utk menyelesaikan masalah bola? aremania nyakin semua akhirnya pasti mau mengerti utk bersatu satu tujuan buat arema sendiri kedepanya

Shatem Ersa’hollics

wahai pak pengurus arema,,
ojo tukaran ae ae talah,,damai po0.
ingat,,arema mlik smua wrga malang,,

Fakta Tabusala

Sam Ikul tolong d ingat!!! dulu ikul setuju kita mengejar M nur tuk gaji(1) dulu sam ikul pernah bilang gak ada niat pegang arema lagi(2) dulu ikul bilang ditengah2 mendamaikan yg berseteru(3) dan yg penting lagi dulu ikul menjual arema,agar penting arema maju(4)
saya setuju anda mendukung M.nur,tapi kalau berteman dengan ADT sama Abriadi gak salah tah??
siapa yg memusuhi M nur waktu itu?/(adt/abriadi)
siapa yg bilang gak terima uang gaji dari Mnur??(adt/abriadi)
siapa yg bilang luki tu dah menjual arema masih aja sok punya (adt/abriadi)
Dah lah mas Luki gabung dg yg di malang,saudara2 kita, kita bersatu yg di malang jangan diacak2 dari luar malang!! (saya hormat sama ikul tapi saya juga kasian kalu mas ikul jalannya salah)

Aremacho Erkazet Independiente

Mugo2 ..ini hny cari bargaining position dr msg2 pihak yg masih bertikai. Optimis bisa ada rekonsiliasi….

Joko Moelyo

kalo mang mereka cinta & brjuang demi Arema hrsnya brsatu meng akiri konflik krm mereka jg bagian dr arema……bukan lagi saling klaim….egoisme tinggi krna uang…..krn mereka jg jd panutan masyarakat &aremania…….arema harus tetap satu club….tidak bole trbagi dua……dlm salam satu jiwa arema………
Arema d beli oleh pt. bentoel dari lucky stress(setelah pemain2 inti arema d jual k persik). Hingga perubahan n perbaikan struktur managemen’nya. M nur ada stelah pt. bentoel menyerahkan Arema kpd pihak2 yg dpt mengelolanya tuk maju lbh kdpan. Maka merapatlah org2 spt m.nur, rendra kresna, andi darusalam, joko drioyo dll d bwh komando bakrie group sbgai pendana
yo dukung AREMA indonesia sing jelas2 berbadan hukum sah…lek arema tandingan versi lucky stress cs iku pengisruh
evi@ gerakan 1jt mendukung AREMA INDONESIA sing sah lho. Guduk arema lucky stres
lek perkoro duwek, masio lucky stres gak ketok matane, tapi irunge sik iso ngambu, kupinge sik krungu
Itulah kalau ayas boleh menyebutkan jeritan-jeritan nawak2 tentang masalah yang ada. Ada yang menyuarakan dengan nada kalem dan ada pula yang mungkin menurut ayas kurang sopan, tapi semua terserah masing-masing yang menilainya. Dibalik semua itu, pesan yang ayas tangkap adalah, Aremania sedang dalam kondisi ketakutan, gelisah, bingung harus mau ngapain. Kita sebagai Aremania saat ini masih berusaha mencari tahu, apa sih motif dan kepentingan yang ada di balik pihak2 yang sedang berselisih ini…….Oyi gak? Dan sebagai konpensasi yang muncul atas kekhawatiran tersebut,banyak model yang muncul. Contohnya ya seperti apa yang ada di atas itu.
Sekarang ayas cuman berharap dari pihak-pihak yang sedang berselisih juga turut mendengarkan suara2 dari nawak2 ini, karena pada dasarnya Aremania-lah pihak sebagai pemilik dari Arema FC, kalian hanya sebagai mandatoris kami. Kami percaya bahwa kalian sebenarnya ingin Arema menjadi lebih baik, tapi kalau caranya seperti itu, maka hasilnya hanya akan menjadikan Arema lebih hancur.
Kita tahu bahwa Arema mulai pertama berdiri selalu menghadapi masalah yang selalu membuat tewur. Akan tetapi semua bisa diselesaikan dengan tanpa membuat efek kehancuran dari Arema. Sekarang? Belum pernah terjadi masalah yang seperti ini terjadi, saat ini dengan perselisihan ini kami terlalu khawatir dengan konsekuensi yang mungkin terjadi. Kami hanya ingin Arema bisa bermain di Lapangan dan membuat prestasi, perkara siapa yang mengurusi kami tidak pernah mempermasalahkan. Asal manajemen profesional dalam mengelola Arema, kami sebagai pemilik sebenarnya Arema akan fine fine aja.
Salam Satoe Jiwa

2 Komentar

  1. hehehe…mboh wes !!!!!

    • Hahahahaha lha kate lapo maneh ancena wan, wong kabeh podho bingung arep lapo maneh. yo wes emboh lah iku jawaban paling siip……


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s