Perjalanan Proses Take Over Arema Ke PT Bentoel Prima Tbk.

Dalam sejarah peralihan kekuasaan atas PT. Arema sampai saat tilisan ini ayas postingkan masih saja simpang siur, yang menyebabkan adanya dulisme kepengurusan PT. Arema. Oleh  karena itu ayas berusaha juga untuk mencari informasi tentang bagaimana sih proses take over PT. Arema dari dinasti Acub Zaenal kepada PT. Bentoel Prima Tbk ini. Dan dari buku Arema Never Die ayas mencoba menuliskannya lagi untuk sekedar nawak2 lainnya biar juga mendapat info yang ada.

Pada Kompetisi liga IX ternyata menjadi titik akhir dinasti Acub Zaenal mengelola Arema. Dan saat menyisakan enam laga putaran pertama di wilayah barat berakhir, Arema benar2 dijual kepada pihak yang serius untuk mengambil alih kepemilikan Arema yaitu PT. Bentoel Prima Tbk. Saat Arema sedang dalam masa sulit untuk berprestasi karena persiapan pembentukan tim yang mepet karena persoalan dana, Gusnul Yakin sebagai pelatih tidak mampu untuk berbicara dalam Liga banyak mendapat kegagalan untuk meraih poin. Dan terakhir saat dikalahkan oleh PSM 2-0 di Makasar Aremania semakin kuat menyuarakan agar Gusnul yakin mundur sebagai pelatih.

Nah, ditengah prestasi tim yang suram dan ibarat tali layangan putus, datang “dewa penyelamat”. Dan dewa itu adalah Bentoel. Dan ternyata proses negosiasi antara Lucky dan Bentoel telah berlangsung sejak awal kompetisi. Dan Lucky memang harus melepas Arema kepada pihak ketiga. Beberapa alasan yang mendasari  diantaranya, pertama rencana penjualan tersebut sudah dirancang sudah sejak lama karena Lucky sudah tidak mampu lagi untuk memnuhi kebutuhan tim yang semakin besar. Sehingga daripada Arema bubar mending dilepas kepada pihak lain yang lebih mampu saja untuk mengelola Arema. Maka begitu Bentoel berniat mengakuisisi Arema, Lucky tidak terlalu piker panjang.

Kedua , prestasi Arema memang sedang jatuh. Kalaupun dipertahankan oleh Lucky, maka bukan hanya degredasi, tapi bubaradalah mimpi terburuk yang bakal mengancam kelangsungan Arema itu sendiri. Ketiga adalah adanya komitmen tidak tertulis dari pihak bentoel bahwa Arema dijamin akan tetap berada di Malang (karena sebelumnya banyak pihak yang telah berusaha membeli Arema akan tetapi dengan syarat Arema bakal pindah homebase, maka dari itu Lucky menolaknya)

Yang pasti menurut Lucky pembicaraan awal pembelian itu adalah melalui Budi Handoyo (salah satu manajer Bentoel) yang melakukan pembicaraan di rumah pengusaha real estate Iwan Kurniawan di jalan karya Timur 52 Kota Malang.

Hadir saat itu dari pihak Arema adalah Lucky AZ dan istrinya Novi Zaenal. Sedang dari pihak Bentoel adalah Darjoto Setiawan (Dirut), Nicolaas B. tirtadinata (Dir Keuangan), dan Budi handoyo dengan mediator Iwan Kurniawan.

Sekitar tiga kali dilakukan pertemuan akhirnya deal proses take over dengan nilai yang menjadi rahasia, akan tetapi beredar kabar sekitaran 5 M. Meski kepemilikan beralih ke PT Bentoel, nama Acub Zaenal  dan Lucky AZ atas nama pendiri dimasukkan dalam daftar yayasan yang baru akan tetapi sama sekali tidak memiliki peran apa2, murni hanya sebagai pendiri Arema saja.

Sebenarnya sebelumnya Arema sempat ada rencana dikelola oleh Pemkot Malang, akan tetapi dalam perjalanan negosiasi antara Arema dengan Pemkot Malang tidak menemui kesepakatan.

Dari sejarah yang ada terlihat nama2 yang turut andil dalam proses akuisisi tersebut, dan ternyata mereka2 itulah yang saat ini sedang berpolemik dan saling mengklain sebagai pemilik sah PT Arema.

Dan sekali lagi ayas juga masih belum bisa mendapatkan titik terang siapa sih yang sebenarnya berhak sebagai pemilik sah PT Arema. Kalau menurut ayas pribadi, biar siapapun pengurus atau pemilik PT Arema, ayas hanya akan berdiri sebagai posisi ayas sebagai seorang suporter yang bertugas memberikan dukungan kepada tim Arema saat bertanding, dan seharusnya memang itulah tugas paling pokok seorang suporter. Ayas tidak akan mencela ataupun berdiri dalam satu sisi saja, karena kebenaran yang ayas dapat masih bersifat abu2, serba tidak jelas bagi ayas. Kalau nawak2 punya pandangan yang lain monggo saja, itu terserah masing2 saja.

Salam Satoe Jiwa.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s