Pemain Asal Papua Terbaik Di Arema Sepanjang Masa

Tanah Papua, tanah dimana banyak dilahirkan talenta pemain2 sepak bola berbakat. Di tahun 2011 saat ajang Sea Games bergulir, banyak kalangan pemerhati sepak bola Indonesia membicarakan timnas sepak bola U-23. Karena setelah hampir 20 tahun Indonesia puasa gelar emas Sea Games di cabang sepakbola, dan dengan penampilan timnas U-23 yang kali ini dilatih oleh pelatih Rahmad Darmawan banyak memberikan kesempatan pemain asal dari tanah Papua untuk menjadi skuad inti. Adalah Patrich Wanggai, Okto Maniani, Tinus Bonai, Steve Bonsakpia, Lucas mandowen. Meski akhirnya di final Timnas U-23 kalah oleh tim dari negara tetangga Malingsia, akan tetapi penampilan pemain asal Papua dengan di dukung pemain lain, mereka tampil sangat memukau. Sedangkan Arema yang memang sudah sejak awal berdiri selalu mempunyai tradisi selalu terdapat pemain asal Papua yang ikut memperkuat Tim Arema dalam mengarungi Liga yang diikuti oleh Arema. Berikut ayas tampilkan beberapa pemain asal Papua terbaik di Arema sepanjang masa yang bisa ayas dapatkan profilnya, meski masih banyak lagi pemain2 lain yang ayas belum mendapatkan referensinya untuk ayas tampilkan. Monggo disimak…..

1. Alexander Pulalo

(lahir di Jayapura, Papua, 8 Mei 1973; umur 38 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia. Ia salah seorang pemain kidal. pada musim 2009-2010 Alex bermain untuk klub Semen Padang. pernah mewakili negara dalam timnas sepak bola Indonesia. Dia biasa berposisi sebagai pemain bek kiri maupun kanan. Ia adalah salah satu produk PSSI Primavera seangkatanKurniawan Dwi Yulianto, Kurnia Sandi, Bima Sakti dll. Ia juga mempunyai saudara kandung yang juga satu tim di PSSI Primavera maupun di klub Semen Padang yaitu Herman Pulalo. Ia tergolong pemain yang kenyang pengalaman dengan seringnya di panggil timnas yunior maupun senior. Ia juga tercatat sebagai pemain yang sering memperkuat tim-tim besar di Indonesia. Ia tipe pemain yang keras, lugas dan tanpa kenal kompromi karena permainannya seperti tak jarang ia mendapatkan kartu kuning maupun merah. Di Arema ia mulai dipercaya sebagai kapten pada era pelatih Miroslav Janu di musim kompetisi Ligina XIII 2007.

Klub Sebelumnya:
– Semen Padang (1992-1996)
– Pelita Jaya (1997-1999)
– PSM Makassar (2000-2001)
– PSIS Semarang (2002)
– Persija Jakarta (2003)
– Persib Bandung (2004)
– Arema Malang (2005-2009)
– Semen Padang (2009-2010) 

2. Errol FX Iba

Lahir di Jayapura, 6 Agustus 1979 kini menjadi salah satu pemain sepakbola yang bersinar di dunia sepakbola nasional. Kini ia bermain untuk Persebaya Surabaya. Tahun 2001, ia memutuskan menjadi seorang mualaf dan menghilangkan kata FX di namanya. Erol Iba berposisis sebagai bek. Berbagai klub pun berminat mendatangkan Erol Iba, ia sempat diminati sebuah klub di Liga Australia, Newcastle Jets. Di Indonesia, Erol Iba sudah malang melintang di berbagai klub, mengawali karir di Semen Padang, PSPS Pekanbaru, Arema Indonesia, Persik Kediri, Pelita Jaya, hingga Persipura Jayapura pernah ia lakoni. Erol juga merupakan andalan Tim Nasional Indonesia di era kepelatihan Peter White, walaupun kini Erol jarang menjadi pilihan Timnas.

3. Ortizan Solossa

Pesepakbola yang lahir di Sorong 28 Oktober 1977 ini bernama lengkap Ortizan Bertilone Nusye Solossa, seorang pesepakbola profesional asal Papua. Kini ia bermain bersama adiknya, Boaz Solossa di klub Persipura Jayapura. Ia biasa bermain sebagai bek kiri. Di Tim Nasional Indonesia pun ia kerap dipasangkan bersama adiknya di sebelah kiri lapangan. Ia juga sudah malang melintang di klub-klub sepakbola nasional. Ia mengawali karirnya di PS Putra Yohan Sorong. Sejumlah klub besar nasional pun pernah ia hampiri, mulai dari PSM Makassar, Arema Indonesia, Persija Jakarta, dan kini bergabung dengan Persipura Jayapura mulai tahun 2008 lalu.

4. Mecky Tata

Bila Singgih Pitono adalah Michael Jordan, maka Mecky Tata adalah Scottie Pippennya. Mungkin terasa berlebihan, tapi cukuplah untuk menggambarkan duet maut penyerang yang dimiliki Arema Malang. Mecky Tata adalah pemain asal Papua yang mencatatkan prestasi mentereng bersama Arema. Ketika berduet dengan Singgih Pitono ia pernah mengantarkan Arema menjadi Juara Galatama 1992/1993 dan Runner Up Piala Galatama 1992. Sementara prestasi individunya ketika menjadi pemain Arema ialah berhasil meraih Gelar Top Skorer Galatama IX tahun 1988/1989 dengan 18 gol bersama dengan Dadang Kurnia, penyerang dari klub Bandung Raya. Ketiak di Arema, Mecky Tata beberapa kali menjadi Runner up top skorer tim dibawah Singgih Pitono, salah satunya pada Galatama IX tahun 1990-1992 dengan torehan 8 gol. Kiprah Mecky Tata bersama Arema berakhir pada Ligina V di tahun 1999.

5.  Ellie Aiboy

Elie Aiboy (lahir di Jayapura, Papua, 20 April 1979) adalah salah satu pesepak bola tim nasional sepak bola Indonesia. Saat ini ia memperkuat Semen Padang di ISL, sebelumya ia bermain di Persidafon Dafonsoro klub yang akan berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia. Sebelumnya ia memperkuat PSMS Medan selama setengah musim setelah memperkuat Selangor FC.

Setelah Liga Indonesia 2007 berakhir, Elie Aiboy langsung kembali ke Selangor FC Malaysia, klub yang pernah dibelanya selama 2 tahun (2005-2006). Kedatangan Elie sudah dinantikan pihak Selangor FC sejak awal musim kompetisi Liga Super Malaysia 2008 dimulai. Keterlambatan Elie disebabkan mundurnya jadwal Liga Indonesia sehingga baru bisa bergabung awal bulan Februari kala Liga Super Malaysia sudah berjalan. Laga perdana setelah kembali lagi bermain di Liga Super Malaysia ditandai kekalahan Selangor FC 2-4 dari Pahang FC di kandang sendiri.

Di musim pertama bersama Selangor FC 2005-2006 Elie mempesembahkan gelar treble dengan menjuarai Liga Perdana Malaysia, Piala Malaysia, dan Piala FA Malaysia. Prestasi tersebut dipersembahkan Elie bersama Bambang Pamungkas yang pada waktu bersamaan menjadi top skor di Liga Perdana Malaysia sekaligus membawa Selangor FC promosi ke Liga Super Malaysia 2006.

Setelah lama ayas hounting profil2 pemain asal Papua yang pernah memperkuat Arema, hanya kelima orang ini saja yang bisa ayas dapatkan, sebenarnya masih banyak pemain2 asal Papua yang lainnya yang pernah memperkuat Arema, seperti;

1. Elly Rumbiak

2. Charles Is Horik (Striker)

3.  Dominggus Nowenik (pemain tengah)

4. dan masih banyak lagi yang ayas tidak tahu

Mungkin nawak2 yang punya referensi tentang profil pemain asal papua ayas mohon bantuannya untuk bisa ayas share di sini. Sebelumnya kanyab terima kasih atas bantuannya.

Salam Satoe Jiwa

4 Komentar

  1. mbois ilakes sam
    ayas nunut share d FP Voice Of Aremania/Nita tulisan umak

    sasaji

    • monggo, cuman sayang, saiki Arema wes gak tau nggawe jasa wong2 papua, padahal biyen Jendral ebes e sam Ikul pernah pesen konkon nggawe jasane wong2 papua. sejak Robert ilang wes peredaran wong papua teko skuad Arema

  2. panus korwa endi?

    • kangelan golek referensi gawe biodatane sam,lek ono referensine ngono tak tulis kabeh…….hehehehe


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s