Mana Jiwa Nasionalisme-mu?

Saya sebenarnya tidak mau memihak kepada salah satu klub yang ada di Indonesia ini, tapi sebagai arek ngalam, dalam hati nurani saya, saya senang kalau AREMA bermain bagus dan sportif, tetapi seperti yang kita lihat setiap hari berita-berita baik di telivisi maupun media cetak atau dunia maya, iklim politik di negara kita lebih cenderung hanya untuk kepentingan kelompok-kelompok tertentu saja, dengan tujuan-tujuan dari kelompok-kelompok tersebut dan hanya sedikit sekali anggota dari kelompok-kelompok tersebut yang memberikan sumbangan pikirannya untuk memajukan Bangsa Indonesia yang besar ini yang pernah menggemparkan dunia Internasional dengan semangat nasionalisme yang tinggi, sehingga pada tanggal 17 Agustus 1945 dunia mengakui bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat.

Imbas dari mengutamakan kepentingan-kepentingan kelompok ini, tidak hanya menyentuh urusan pemerintahan saja, bahkan bidang-bidang yang seharusnya steril dari kepentingan kelompokpun sudah terkontaminasi, seperti perangkat criminal justice system dan olah raga. Olah raga yang paling populer di masyarakat adalah sepak bola, jika kelompok tersebut bisa merangkul olah raga ini dan memberikan prestasi tingkat dunia lewat bidang olah raga ini, maka kelompok ini akan mendapat dukungan dari masyarakat luas, tetapi jika keadaannya seperti yang terjadi sekarang ini, maka tunggulah chaos di negara kita, jangankan berbicara di tingkat dunia internasional, di tingkat regional (ASEAN) saja kita tidak dapat berbuat banyak. Pada salah satu media cetak olah raga, pernah menyebutkan bahwa PSSI akan melarang pemain yang bermain di luar IPL tidak bisa membela timnas garuda, apakah ini namanya bukan menghancurkan timnas garuda dari dalam alias mengeroposi dan menggembosi !!!!!!!!
Saya percaya orang yang berada di pucuk pimpinan PSSI sekarang ini adalah orang pinter-pinter tapi jangan minteri nanti keblinger, ayolah…hapus dualisme klub dan kompetisi, bikin kompetisi sepak bola di Indonesia menjadi kompetisi yang bermutu sehingga melahirkan tunas-tunas garuda, untuk membuat timnas garuda terbang tinggi setinggi harapan masyarakat Indonesia, seorang SAFEE SALI saja rela meninggalkan klubnya di Malaysia untuk bermain di kompetisi Indonesia karena menganggap kompetisi di Indonesia lebih baik dari pada di Malaysia, la… kita orang Indonesianya masak mau menghancurkan kompetisi kita sendiri, ayo…Pak mikire nggawe utek ojo nggawe dengkul, ga isin ta SAFEE SALI…
Kalau sudah seperti ini (AREMAA dan KOMPETISI kasta tertinggi di Indonesia jadi dua) hanya karena mengutamakan kepentingan-kepentingan kelompok tanpa memperhatikan kepentingan bangsa dan negara yang lebih luas maka hatikupun hancur gak bisa satu jiwa lagi karena bersatu kita teguh bercerai kita akan runtuh, tunggu saja waktunya jika hal ini terus berlarut-larut…

Dikirim oleh Didik Julianto

Salam Tetap Satoe Jiwa

1 Komentar

  1. Entah sampai kapan permasalahan semua aspek kehidupan di negeri ini akan selesai dan kita bisa hidup damai. kita hanya bisa berharap semoga parapemimpin kita akan segera sadar. Salam


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s