Instal Ulang PSSI?Salah Itu!

Seperti yang pernah di sampaikan oleh nawak2 Aremania dalam gerakan instal ulang PSSI dengan tujuan untuk memperbaiki dari keberadaan PSSI itu sendiri. Mungkin jika kita mendengar istilah instal menginstal ini bisa kita kait-kaitkan dengan dunia perkomputeran. Seperti jika kita ketahui, jika suatu komputer itu mengalami suatu masalah softwarenya, maka kadang instal ulang adalah solusi yang bisa dipergunakan.

Lha dalam gerakan instal ulang PSSI ini ayas sedikit menganalisa bahwasanya jika kita analogikan antara PSSI dengan komputer, dimana ayas memang adalah seorang ahli dalam bidang perkomputeran (ahli bongkar komputer=>ingat….cuman bongkar saja) maka ayas membuat suatu persamaan, yaitu;

Suatu komputer bisa beroperasi jika terdapat dua macam komponen yang bekerja sama, yaitu antara software (Perangkat lunak) dan hardwarenya (perangkat keras).Begitu pula dengan PSSI, PSSI akan berjalan dengan benar apabila komponen yang adalah dalam tubuh PSSI itu dapat bekerja dengan tugasnya masing2 menjalankan statuta yang telah ada.

Jika komputer itu terdapat CPU sebagai hardwarenya (perangkat kerasnya) dimana dia adalah suatu bentuk alat yang terlihat dan nyata,bisa dilihat, bisa diraba, dan bisa diterawang (model pemeriksaan uang asli). Apabila ada kerusakan dalam hal ini, menurut nawak ayas sam Ali (dia ahlinya mendandani komputer bejat, kalau yang ini asli dia ahli komputer, baik bongkar maupun pasang), maka biasanya harus dilakukan penggantian sparepart/onderdil komputer itu sendiri. Maka dalam tubuh PSSI yang ayas anggap sebagai hardwarenya adalah para personel/pengurus PSSI itu sendiri. Karena para pengurus ini mereka adalah komponen yang terlihat, bisa diraba, dan juga bisa dibalang/lempar sandal, yang bertugas untuk menjalankan sistem/statuta  ( software) yang ada. Maka apabila para pengurus ini tidak menjalankan tugasnya dengan benar, maka kekacauan yang mungkin seperti saat tulisan ini ayas terbitkan adalah akibatnya. Semuanya kacau, kompetisinya kacau, program timnasnya kacau, prestasi sepakbola nasional kacau, harga beras juga jadi kacau (hahaha apa hubungannya?).

Sedangkan jika dalam komputer ini ada sistem (software, contohnya Windows, Mac OS, Linux dll ) yang merupakan suatu hal yang tidak terlihat, tidak bisa diraba, dan tidak bisa diterawang yang bertugas untuk mengatur segala sesuatu yang juga tidak terlihat pula. Ibarat software ini adalah nyawa, dan CPU adalah raganya. Dan dalam PSSI sendiri yang bertugas sebagai software adalah statuta PSSI, karena di dalam PSSI pengurus itu hanya menjalankan statuta2 yang memeng ayas kira sudah pada jalur yang benar, karena statuta PSSI saat ini sudah barang tentu juga berkiblat pada induk organisasi sepakbola dunia yang telah mengalami suatu penggodokan dan pengolahan yang panjang, sehingga sudah dianggap bisa dan layak untuk dijalankan.

Dan apabila saat ini PSSI tidak berjalan dengan benar, sering adanya kesalahan2 dalam menjalankan program PSSI sendiri, itu lebih karena adanya kerusakan pada individu2 pengurus PSSI, sehingga mereka inilah yang seharusnya diperbaiki, mereka  sehingga bila dikembalikan dalam dunia perkomputeran maka yang harus diperbaiki adalah hardwarenya, bukan softwarenya. Jadi istilah instal ulang PSSI menurut ayas adalah salah kaprah.

Hehehe………akan tetapi ini kan hanya cuman sekedar istilah saja, dan ayas sebenarnya tidak masalah dengan istilah ini. Karena yang terpenting disini adalah dilakukannya perubahan dalam tubuh PSSI, rombak kepengurusan PSSI saat ini yang memang sudah dianggap telah merusak tatanan persepakbolaan Indonesia. Tentang apa itu contonya adalah dengan membikin Arema-ku menjadi 3 biji, bahkan bukan Arema-ku saja, PSMS Medan, Persija, dan Persebaya pun dibikin beranak pinak. Dan masih banyak lagi.

Menurut ayas saat ini mungkin itulah solusi terbaik yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kondisi persepakbolaan Indonesia saat ini. Perkara mungkin ada pihak yang menungganginya ayas kira itu adalah bukan satu masalah, karena saat ini prioritas yang harus kita lakukan adalah membikin Arema menjadi satu dulu, baru setelah itu kita benahi Arema kita yang ayas harap bisa menjadi satu lagi itu. Ayas berharap dengan program atau gerakan “instal ulang PSSI” ini akan bisa membuat Arema-ku kembali menjadi satu lagi, tidak dua  atau tiga!

Ayo nawak2 Aremania, kita sukseskan gerakan ini dengan entah apa caranya, baik itu KLB, demonstrasi, memberontak atau kita santet para pengurus PSSI itu, biar mereka pada modar semua (hahaha it’s just joke, ojo mbok lakoni tenanan ker lek seng siji iki, duso!)

Salam Satoe Jiwa

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Aremania Balikpapan

  • Twitter Terbaru

    • mungkin aku sudah lelah,boyokku sudah terasa peyok.Wayahnya ngasoh sek.futsalan ae wes... 1 day ago
    • Assalamualaikum...sugeng morning. Dipagi yg full barokah ini,more mbois if kita ngopi dulu,biar awet ireng.Lets start the day with ngipok 1 day ago
    • @baguseko60 sakjane anu...yoopo yo? ngene loh.....ngerti kan? 1 day ago
    • @achmdsyahroni93 oalah,baru buka kenek an ron. dijawab opo gak iki? enko jare sombong lek gak dijawab 1 day ago
    • setelah sekian lama tidak buka twitter,kali ini ane mau bikin kicauan. ngene loh kicauane... 2 days ago
  • Follow junedoyisam on Twitter
  • Pendelok

    • 343,417 wong
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

  • My Family