Arema Juara Galatama Berkat Jasa Barito Putra (Kamis, 29 Juli 1993)

Kamis, 29 Juli 1993, diseberang lautan tepatnya di kota Banjarmasin tengah bertanding dua klub yang berasal dari pulau Kalimantan, Barito Putra melawan Pupuk Kaltim. Begitu wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai dengan hasil barito unggul 1-0 atas tamunya, bersoraklah para peman, pengurus dan juga suporter Arema (saat itu belum dikenal Aremania). Memang, pertandingan yang terjadi menjelang kompetisi Galatama 1992/1993 itu memang diharapkan berakhir dengan kemenangan tuan rumah, sebab jika Pupuk Kaltim kalah maka mereka tidak akan mampu lagi mengejar nilai yang diperoleh Arema di klasemen sementara, artinya Singo Edan untuk pertama kalinya jadi juara Galatama. Kegembiraan meledak, pengurus dan pemain saling berpelukan dan bertangisan haru. Tak kalah serunya para suporter juga melampiaskan kegembiraan dengan cara mereka sendiri. Setelah mengikuti enam musim kompetisi sejak kompetisi musim VIII 1997/1998 akhirnya Arema mampu jadi kampiun di Indonesia. Mereka membuktikan mampu unggul atau klub-klub kuat saat itu seperti Pupuk Kaltim, Pelita Jaya, maupun Mitra Surabaya. Sukses itu semakin lengkap setelah Singgih Pitono kembali mampu memuncaki tangga pencetak gol terbanyak, dengan 15 gol. Arema juga mencatat tak terkalahkan dalam 16 kali pertandingan kandang, dengan 13 kali menang dan hanya 3 kali seri. Yang istimewa juga saat Arema memastikan diri jadi juara, Arema masih punya 3 pertandingan sisa. Hal ini pun masih menjadi rekor hingga saat ini. Dengan kondisi keuangan yang pas-pasan, Arema mampu menembus mitos bahwa hanya klub-klub kaya yang mampu menjadi juara di Indonesia. Arema memang dari segi pendanaan bisa dibilang klub ‘miskin’, tapi Arema punya satu kekuatan yang tak dipunyai oleh klub lain, kekompakan. Memang kekompakan antara pengurus dan pemain sangat kuat, kebersamaan di Arema sangat kental. Apalagi peran Lucky A.Zainal dan manajer tim Ovan Tobing harus diakui sangat penting, mereka menjadi motivator bagi pemain. Perjalanan Arema dimusim Galatama XII 1992/1993 memang penuh liku-liku, tak ada lagi nama-nama seperti pemain nasional Pra Olimpiade 1991 Pudji Purnawan yang pindah ke Gelora Dewata atau Lulut Kistono yang hijrah ke Mitra Surabaya. Namun itu tak membuat Arema jadi macan ompong, Kuncoro kian matang sebagai pemain muda kala itu bahu membahu memperkuat sektor pertahanan dengan Aji Santoso, Imam Hambali dan Jamrawi. Gelandang Arema pun tak kalah greget, Harry ‘Hunter’ Siswanto, Dominggus Nowenik dan Mahmudiana bermain konsisten sepanjang musim. Belum lagi duet striker maut Micky Tata dan Singgih Pitono yang ditakuti oleh pemain belakang lawan. Pelapis macam Joko Susilo dan Maryanto pun siap menggebrak dan tak kalah kualitas. Dengan komposisi solid, di putaran pertama Arema mampu menyapu bersih 9 pertandingan kandang dengan kemenangan. Ada beberapa hal yang agak mengganggu perjalanan Arema di musim Galatama XII ini, diakhir putaran pertama pelatih M.Basri tiba-tiba mengundurkan diri. Untungnya pelatih yang baru Gusnul Yakin secara meyakinkan melanjutkan rintisan Basri dengan membawa Arema menjadi juara. Di saat menjelang akhir kompetisi pun Arema kembali digoncang dengan mundurnya ‘Ebes’ Sugiyono dari ketua harian Yayasan Arema dan lebih memilih posisi penasehat, juga lebih memilih mengurus Persema yang saat itu berjuang untuk naik ke Divisi Utama Perserikatan. Badai-badai itu dilalui dengan kebersamaan dan kekompakan. Pada tanggal 20 dan 21 Agustus 1993 Arema dan segenap warga kota Malang berpesta dengan kirab keliling kota, dan puncaknya pada tanggal 21 Agustus 1993 ketika Menpora saat itu Hayono Isman mengalungkan medali emas dan menyerahkan piala Wakil Presiden di Gajayana sebagai akhir musim yang manis bagi Arema.

Salam Satoe Jiwa

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Aremania Balikpapan

  • Twitter Terbaru

    • mungkin aku sudah lelah,boyokku sudah terasa peyok.Wayahnya ngasoh sek.futsalan ae wes... 1 day ago
    • Assalamualaikum...sugeng morning. Dipagi yg full barokah ini,more mbois if kita ngopi dulu,biar awet ireng.Lets start the day with ngipok 1 day ago
    • @baguseko60 sakjane anu...yoopo yo? ngene loh.....ngerti kan? 1 day ago
    • @achmdsyahroni93 oalah,baru buka kenek an ron. dijawab opo gak iki? enko jare sombong lek gak dijawab 1 day ago
    • setelah sekian lama tidak buka twitter,kali ini ane mau bikin kicauan. ngene loh kicauane... 2 days ago
  • Follow junedoyisam on Twitter
  • Pendelok

    • 343,417 wong
  • Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

  • My Family