Arema Juara 4X Turnamen Pra Musim

arema-cronus-juara-bali-island-cup-2015-af89

Turnamen Bali Island Cup 2015 digelar dadakan untuk mengisi waktu karena kick-off Liga Super Indonesia mundur sampai satu bulan. Meski turnamen baru, banyak hal menarik yang terjadi berikut efek dari penyelenggaraan turnamen itu.

Satu di antaranya adalah pembuktian Arema Cronus kian meraja. Arema Cronus membuktikan diri sebagai klub yang selalu hoki di turnamen pramusim. Gelar juara Bali Island Cup 2015 adalah titel keempat di tahun 2015.

Arema Cronus Indonesia menjuarai turnamen Bali Island Cup 2015, seusai menang 2-0 atas Persiram Raja Ampat, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (16/3/2015).

Singo Edan meraih kemenangan ini dengan susah payah karena kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.

Selepas jeda, pelatih Arema, Suharno, melakukan pergantiaan dengan memasukkan Cristian Gonzales dan Samsul Arif.

Keputusan yang cemerlang karena Arema mampu unggul lebih dulu berkat gol Samsul Arif pada menit ke-73. Mantan pemain Persela Lamongan tersebut mencetak gol dari titik putih setelah ia dilanggar di kotak terlarang.

Sepuluh menit kemudian, giliran Gonzales yang mencetak gol. Pemain naturalisasi tersebut mencetak gol dengan memanfaatkan umpan Samsul Arif. Gol ini sekaligus memateraikan kemenangan Arema 2-0.

Dengan kemenangan ini, Arema menjadi juara dengan mengoleksi tujuh poin dari tiga laga. Poin mereka tidak terkejar oleh Pelita Bandung Raya dan Bali United.

PBR dan Bali United akan bertemu pada malam ini. PBR untuk sementara mengoleksi 3 poin dan Bali United hanya membungkus dua angka.

 

trofeo persija 1-660x330

Sebelumnya, Singo Edan kampiun bersama di Trofeo Persija,dimana dalam turnamen kali ini sejarah baru tercipta pada edisi keempat turnamen Pramusim bertajuk Trofeo Persija 2015. Untuk kali pertama, tiga tim yang berpartisipasi pada turnamen segitiga ini dinobatkan sebagai juara.

Ya, baik Persija Jakarta selaku tuan rumah, Sriwijaya FC dan Arema Cronus berhak mengklaim titel juara, lantaran memiliki poin yang sama di akhir turnamen, yakni 3. Di pertandingan pertama antara Persija kontra Sriwijaya FC, kedua tim sebenarnya menampilkan permainan yang menarik. Namun, karena buruknya penyelesaian akhir dari masing-masing pemain di kedua kubu, skor 0-0 bertahan hingga laga usai. SFC menang 3-5 via adu penalti.

Pertandingan kedua antara SFC melawan Arema Cronus juga berjalan cukup menarik. Tempo cepat yang diperagakan kedua tim kerap menghasilkan peluang-peluang berbahaya. Namun lagi-lagi, penyelesaian akhir menjadi masalah. Skor kembali 0-0, dan Arema keluar sebagai pemenang usai menghantam SFC 2-4 di babak tos-tosan.

Jalannya pertandingan pamungkas antara Persija kontra Arema juga tak kalah menarik dari dua pertandingan sebelumnya. Persija yang sedikit lebih dominan, punya banyak peluang, namun gagal memanfaatkannya dengan baik. Sementara itu, para penggawa Arema juga tak mampu menembus rapatnya barikade pertahanan Persija, skor kembali buntu, 0-0 di 45 menit terakhir. Persija menang 4-2, juga di babak adu penalti.

Dengan kondisi ini, ketiga tim mencatatkan rekor identik, yakni meraih satu kemenangan via adu penalti, dan kalah juga lewat adu penalti. Poin 3 menjadi milik ketiganya. Nah, lantaran tak ada agregat gol yang bisa dijadikan pembeda, maka, panitia memutuskan turnamen Trofeo Persija 2015 ini menghasilkan tiga juara, Persija Jakarta, Arema Cronus, dan Sriwijaya FC!

Sebenarnya, ada sistem lain untuk menentukan juara jika kondisinya seperti di atas (poin sama), yakni dengan menghitung agregat gol. Tapi, lagi-lagi panitia penyelenggara dibuat pusing, lantaran ketiga tim tak mampu mencetak satu pun gol di waktu normal.
arema-cronus-juara-scm-cup-2015Lalu juara Piala SCM, Arema Cronus menjuarai Surya Citra Media (SCM) Cup 2015 setelah mengalahkan Sriwijaya FC, 1-0, di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Selasa (27/1/2015).

Sriwijaya FC menurunkan para pemain terbaik pada laga puncak ini. Ferdinand Sinaga dan Titus Bonai menjadi duet lini depan Sriwijaya FC.

Sementara itu, Arema menurunkan Fabiano Beltrame sebagai palang pintu untuk meredam duet Ferdinand dan Tibo (panggilan Titus Bonai).

Pada babak pertama, kedua tim saling menyerang daerah pertahanan lawannya masing-masing. Akan tetapi, laga babak pertama tetap berkesudahan tanpa gol.

Memasuki babak kedua, kebuntuan pertandingan akhirnya terpecahkan. Pada menit ke-77, pemain pengganti Arema, Gilang Ginarsa, sukses membobol gawang Sriwijaya FC yang dikawal Dian Agus. Sundulan Gilang gagal dikuasai Dian Agus dengan sempurna. Laga pun berakhir 1-0 untuk kemenangan Arema sekaligus memastikan gelar juara SCM Cup 2015.

 

arema-malang-juara1-iic-2014Dan Inter Island 2014 yang digelar pada 1 Februari. Dimana Arema Cronus mengalahkan juara Indonesia Super League 2015, Persib Bandung, pada ajang final Inter Island Cup yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu (1/2/2015). Arema menang 2-1 melalui babak perpanjangan waktu.

Pada babak pertama, Persib memegang penuh kendali serangan. Makan Konate, Atep, dan Rogerio Maycon beberapa kali membahayakan barisan pertahanan Arema.

Sementara Arema gagal mengembangkan permainan terbaik sepanjang paruh pertama pertandingan. Tidak ada satu tembakan mengarah tepat ke arah kiper Persib yang dikawal I Made Wirawan.

Peluang terbaik Persib hadir jelang babak pertama usai. Namun, sepakan Maycon yang berdiri bebas digagalkan aksi penyelamatan bek Arema, Fabiano Beltrame. Babak pertama pun berakhir imbang tanpa gol.

Pada awal babak kedua, Arema justru mampu unggul terlebih dahulu. Pada menit ke-49, Tony Sucipto menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak penalti Persib. Wasit langsung menunjuk titik putih untuk Arema.

Eksekusi penalti sukses diambil oleh Fabiano. I Made Wirawan gagal menghalau sepaka penalti eks pemain Persija Jakarta itu.

Tertinggal gol dari Arema, Persib mencoba bangkit. Firman Utina dimasukkan untuk menggantikan Koh Traore pada menit ke-69. Traore sendiri baru masuk pada babak kedua setelah menggantikan Maycon.

Masuknya Firman memberikan angin segar untuk Persib. Pada menit ke-77, Persib bisa menyamakan kedudukan lewat sundulan Vladimir Vujovic yang memanfaatkan umpan silang Firman. Laga pun berakhir 1-1 selama 90 menit dan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Pada menit kesembilan babak perpanjangan waktu, Persib harus bermain dengan sepuluh pemain karena Hariono menerima kartu kuning kedua. Bahkan, Persib harus bermain dengan sembilan pemain setelah Firman ditarik keluar karena cedera. Pada saat itu, Persib tidak bisa melakukan pergantian pemain karena sudah memaksimalkan tiga pergantian pemain.

Bermain dengan sembilan pemain menyulitkan Persib. Terbukti, pada menit ke-116, pemain pengganti Arema, Sengbah Kennedy sukses menceploskan bola usai menerima umpan Cristian Gonzales. Arema kembali bermain unggul 2-1 yang bertahan hingga babak perpanjangan waktu berakhir. Arema pun merebut gelar juara Inter Island Cup.

Empat gelar yang diraih Cristian Gonzales dkk. menjadi modal bagus untuk membidik juara LSI 2015. Arema Juara! Aaaamiiien

Salam Satoe Jiwa

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s